Oleh : Bintun Nahl
Pukul 04.00 WITA. Desa Tongkuno
mulai menggeliat menampakkan sebuah kehidupan dimulai dengan kumandang adzan
subuh yang menghipnotis masyarakat keluar dari sangkarnya lalu menuju ke suatu
bangunan hijau di tengah-tengah desa.Tongkuno adalah desa kecil yang terletak
di antara Kalimantan dan Sulawesi, tanahnya berupa bambu dengan pondasi berupa
kayu-kayu besar yang kokoh.
“Alif sudah siap untuk berangkat?”
tanya Bu Yanti dari dapur rumahnya yang kecil.
“hari ini Alif menumpang perahu
siapa Bu? Tadi waktu Alif ke masjid dikasih tahu kalau Pak Kino sedang sakit,
jadi beliau tidak berlayar hari ini.” jawab Alif sambil membenahi dasi
seragamnya.











